TIPE KEPRIBADIAN ADVERSITY QUOTION (AQ)

Standar

 ImageTIPE APAKAH SAYA ?

Ada tiga macam karakter manusia berdasarkan tingkat adversity quotionnya, diantaranya :

  1. Quitters

Image

            Mereka yang berhenti. Seseorang yang memilih untuk keluar,mundur dan berhenti apabila menghadapi kesulitan. Orang – orang  jenis ini diibaratkan berhenti di tengah proses pendakian, gampang putus asa, dan menyerah. Mereka merasa tidak  mampu untuk mencapai puncak gunung. Mereka menolak untuk merasakan pesona keindahan yang diberikan ketika mereka tiba di puncak gunung. Dalam kehidupan nyata, puncak gunung ini adalah lambang dari kesuksesan. Mereka menolak menerima tawaran keberhasilan yang disertai dengan tantangan dan rintangan.

Para quitters cukup puas dengan pemenuhan kebutuhan dasar atau fisiologis saja dan cenderung  pasif. Orang yang seperti ini akan banyak kehilangan kesempatan berharga dalam kehidupannya.

Ciri – ciri tipe Quitters :

  • Memilih untuk keluar, menghindari kewajiban, mundur dan berhenti.
  • Menolak kesempatan yang diberikan lingkungan.
  • Murung, sinis, dan mudah menyalahkan orang lain serta membenci orang-orang yang lebih maju dan berkembang.
  • Sering menggunakan kata-kata yang membatasi diri seperti “tidak dapat”, “tidak mau”, “mustahil”, “tidak mungkin”, “saya tidak mau” dsb.

 

   2. Campers

Image

      Campers atau satis-ficer (dari kata satisfied = puas dan suffice = mencukupi). Golongan ini puas hanya dengan mencukupkan diri dan tidak mau mengembangkan diri. Mereka cenderung  takut dan hanya mencari keamanan dan kenyamanan. Dalam pendakian tipe campers ini adalah orang – orang yang mulai mendaki, tak lama kemudian mereka berkataSampai sini saja lalu mereka turun dan beristirahat di camp. Dalam kehidupan nyata, campers ini telah menghadapi kesulitan tersebut namun mereka memilih berhenti meskipun masih ada kesempatan untuk lebih berkembang lagi.

Ciri- ciri tipe Campers :

  • Cukup senang dengan sesuatu yang telah diusahakannya.
  • Melepaskan kesempatan untuk maju yang sebenarnya masih dapat dicapai.
  • Tidak mau mencari peluang dan lebih merasa puas dengan apa yg sudah diperoleh.
  • Lebih menyukai hal-hal yang tidak beresiko tinggi.
  • Karena bosan, mereka menghindari cobaan.
  • Biasa menggunakan kata-kata: ini cukup bagus, kita hanya perlu sampai di sini, dsb.

3. Climbers

Image

             Climbers (pendaki) mereka yang selalu optimis, selalu melihat peluang diantara celah, melihat setitik harapan di balik keputusasaan dan selalu bergairah untuk maju. Hal-hal kecil yang dianggap sepele, bagi para Climbers hal tersebut mampu dijadikannya sebagai cahaya pencerah kesuksesan.

            Climbers adalah tipe manusia yang berjuang seumur hidup, tidak peduli sebesar apapun kesulitan yang datang.  Climbers tidak dikendalikan oleh lingkungan, tetapi dengan berbagai kreatifitasnya mereka berusaha mengendalikan lingkungannya. Climbers akan selalu memikirkan berbagai alternatif permasalahan dan menganggap kesulitan dan rintangan yang ada justru menjadi peluang untuk lebih maju, berkembang, dan mempelajari lebih banyak lagi tentang kesulitan hidup. Tipe climbers ini diibaratkan pendaki yang terus maju, terus mendaki walaupun angin, batu, debu dan lainnya menghambat.

  Ciri – ciri tipe Climbers :

  • Pemikir yang selalu memikirkan “peluang… peluang”
  • Selalu siap menghadapi tantangan.
  • Percaya diri.
  • Memahami tujuan hidupnya.
  • Mereka tidak menyesali ketidakberhasilan.
  • Mereka pembelajar seumur hidup.
  • Dapat diandalkan untuk membuat suatu perubahan.
  • Biasa menggunakan kata-kata: “selalu ada jalan”, “ayo..kita kerjakan”, “sekarang saatnya untuk bertindak”.

Itulah tipe-tipe kepribadian berdasarkan tingkat Adversity Quotion. Sekarang tinggal dari kitanya saja, yang ingin menjadi kepribadian seperti apa. Apakah menjadi Quitters yang selalu putus asa dan tidak mau berjuang, apakah menjadi Campers yang tidak mau mengambil resiko yang tinggi, apakah menjadi Climbers yang senantiasa berjuang keras dalam mencapai kesuksesannya? Raih suksesmu, gunakan kesempatan yang ada karena kita generasi muda yang masih banyak harapan untuk mencapai kesuksesan.

Terimakasih 🙂

Sumber :

Yosep, Iyus & Ai Mardhiyah.(2010). Spirit & Soft Skill of Nursing Entrepreneur.  Bandung: Refika Aditama

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s